Minggu, Maret 31, 2013

Putu Tegal





Kemarin hari Sabtu saya pergi ke pasar.Tujuan utama beli sayuran,di pintu masuk lihat ada pisang raja bagus-bagus.Malahan ada yang sudah"over cook"alias terlalu masak(Jawa :ndalu).Jadi ingat beberapa hari yang lalu habis"nyari resep"makanan kesukaan saya sewaktu kecil.Asyik ketemu di blognya dapureka.....

Makanan ini termasuk salah satu jajan pasar.Dulu-duluuu sekali saat saya masih kecil.....ya usia 8-9 gitu deh
nenek saya atau ibu saya kalau ke pasar sering sekali pulangnya pasti bawa oleh-oleh putu tegal ini.Ya putu tegal namanya.Bentuknya mirip dengan kroket,cuma ini terbuat dari tepung ketan dan isinya pisang raja.Trus di selimuti kelapa parut dan biasanya juga di taburi dengan gula bubuk.

Tapi waktu itu juga kita tidak kepikiran untuk bikin sendiri.Seiring saya beranjak remaja dan dewasa,lama kelamaan kue ini sudah tidak pernah saya temui lagi.Konon kue putu tegal ini yang membuat adalah seorang keturunan Tionghoa,saya sendiri juga tidak pernah bertanya lebih lanjut kepada ibu atau nenek saya......ya namanya anak kecil di beri kue rasanya enak ya udah mana pernah nanya asal-usul....ha...ha.....

Setelah saya menikah,sekitar tahun 2000-an kue ini saya temui lagi di sebuah SPM di kota saya,secara tidak sengaja saat belanja.Iseng-iseng liat gerai jajanan pasar,hah langsung liat ijo-ijo.....duhhhh kangeeeenya dengan makanan ini.....langsung borong dehhhhh.....ha.....ha....

Dan ternyata sodara itu juga pertama dan terakhir saya ketemu dengan yang namanya putu tegal....hiks...hiks.Setiap kali mudik ke kampung halaman saya,pasti saya sempatkan ke toko kue.Beli apalagi kalo bukan si putu tegal tadi.Ya setiap kali pula harus kecewa,lha wong juga ngak ada.Kadang suami juga kesel,dari kue yang seindonesia raya itu kadang cuma satu atau dua yang saya beli......ya capek dehhhh

Kembali ke soal pisang,akhirnya saya beli 2 sisir + 1 sisir yang sudah over cook tadi.Maunya sih setelah masak untuk suami dan anak-anak mau bikin putu tegal......tapi sudah capek.Ya sudah besok saja,masak agak pagian aja.Maunya males-malesan saja soalnya lagi long weekend.......Akhirnya tadi pagi jadi bikin......aha serasa kembali ke jaman dulu.....halah...ha...ha...

Lansung aja ya resepnya daripada ceritanya tambah ngelantur.....ha....ha......

Putu Tegal
Source    :dapureka

Bahan kulit     : 
200 gr tepung ketan
1,5 sdm tepung maizena
1/2 sdt garam
1 sdm gula pasir
3 tetes essence pandan atau dari daun suji yang di blender dan di peras
3 sdm minyak goreng
175 ml s/d 200 ml air hangat,tergantung adonan kalau sudah kalis pemberian air dihentikan

Bahan isi   :
6 buah pisang raja kukus dan iris serong menjadi 2
Bahan taburan    :
150 gr kelapa parut yang sudah di kukus------>saya parut memanjang mengikuti arah serat kelapa,campur dengan garam dan daun pandan agar wangi.
1/2 sdt garam
150 gr gula pasir------>untuk taburan

Cara membuat    :
  • Kukus pisang raja kurleb 20 menit.Angkat.Sisihkan,lalu iris menjadi 2
  • Untuk membuat kulit :campur semua bahan kulit kecuaki air hangat.Setelah bahan tercampur semua,tuangi air hangat sedikit demi sedikit.Sambil di uleni dan adonan menjadi kalis.
  • Ambil adonan kulit sedikit bentuk bulatan dan isi dalamnya dengan pisang.Ulangi sampai adonan habis.
  • Kukus dalam dandang panas selama 15 menit.
  • Angkat dan gulingkan dalam parutan kelapa.
  • Taburi dengan gula pasir




Voillllla........setelah matang ngak sabar,pingin segera nyicipi.Dan rasanya persis sama seperti yang pernah saya makan beberapa tahun yang lalu.......enak banget....suami dan anak-anak pun menyukainya.
untuk kelapa taburan,gunakan kelapa yang sudah mengeluarkan santan tapi bukan kelapa yang sudah tua ya...^_^.Kukus kelapa parut selama kurleb 30 menit agar tidak cepat basi.

Untuk cairan yang digunakan menguleni bisa menggunakan santan hangat(saya tadi pakai santan encer hangat).Saat mengukus kue putunya pakai api sedang saja,dan jangan lupa tutup dandang di bungkus menggunakan serbet supaya airnya tidak menetesi kue putunya.Bentuk kue putu ini kurleb mirip seperti bentuk kroket.Dan untuk gula tabur kemarin saya menggunakan gula donat.

Soal asal muasal kue putu ini saya sendiri kurang mengetahuinya.Saya kira duluuuu.....juga berasal dari kota Tegal.Ternyata setelah saya tanyakan kepada kenalan(beliau ini asli orang Tegal),beliau sendiri juga tidak mengetahuinya....he....he....Ngak penting juga asal dari mana,yang jelas ini warisan kuliner Indonesia.

Ayo kita bersama-sama lestarikan warisan kuliner Indonesia,kalau bukan kita siapa lagi.....^_^
 

Bolen Pisang dalam Nampan



Ini juga salah satu jualan saya yang satu paket dengan aneka snack nampan.Dari pihak pemesan minta ada beberapa snack nampan disendirikan.....salah satunya bolen pisang ini.Sssssssst......yang bikin hiasan dari pita my beloved husband lo........^_____^

Aneka Snack Nampan



Ini juga salah satu pesanan sebuah bank BUMN di kota Bojonegoro.......sebenarnya ini juga jadi satu dengan brownies kukus dalam nampan yang pernah saya posting sebelumnya.Lumayan agak ribet juga mengingat jenisnya yang menurut saya juga lumayan banyak(lebih dari 3 jenis snack).

Lumayan juga saya mengerjakannya sendirian dengan asisten yang baru....dan Alhamdulilah saat packingnya di bantu suami tercinta.......Terima kasih ya sayang sudah banyak mengerti dan membantu,maklum anak-anak masih kecil.Dan mereka juga maunya bantu-bantu.....memang anak Ayah dan mama heeebat....hug....hug^___^

Snacknya sendiri ada 5 jenis,antara lain :sus roll,bronkus,pia kacang ijo,lemper ayam dan bolen pisang.Ada lagi snack(kletikan) sengaja tidak saya ambil dokumentasinya,karena hanya makanan ringan.

Bolen Pisang




Siapa sih yang tidak kenal dengan kelezatan kue yang satu ini.Ya Bolen Bandung....dengan kulit yang berlapis-lapis dan dengan rasa yang gurih khas butter tiada yang sanggup menolaknya^_^
Dough atau adonan kulit bolen ini ada 2 versi yang satu memakai lemak lipat atau lebih di kenal dengan korsvet atau dengan tehnik adonan A dan adonan B(masing-masing adonan terbuat dari terigu)hanya tingkat kelembekkan adonan saja yang membedakannya........

Kalau saya sendiri lebih suka dengan cara yang pertama yaitu memakai lemak lipat,walau harus*big effort*bikinnya.Pilih lemak lipat kwalitas bagus supaya tidak ngendal dimulut ketika dimakan.Membuat pastry memang di perlukan kesabaran dan ketelatenan.Gilas adonan jangan terlalu di tekan,satu arah saja dan jangan bolak-balik.Istirahatkan adonan agar korsvet bisa menyatu dengan adonan.Diistirahatkan juga agar korsvet tidak pecah/bocor.Jika hal ini terjadi segera'tambal'dengan adonan,supaya hasil pastry tidak keras/seperti bantat.

Loyang untuk pastry tidak perlu dioles dengan margarin/mentega,karena nanti saat adonan di oven sudah banyak sekali minyak yang keluar dari adonan(istilahnya seperti di goreng)
Cukup olesi loyang dengan air dengan cara di kuas.Gunakan tepung protein tinggi agar saat adonan di oven bisa mekar sempurna.Panas oven kurang lebih antara 190-200 derajad celcius(jika mengunakan otang,kenali
oven dulu)karena semakin sering kita baking pasti kita akan mengetahui berapa saja temperatur yang diinginkan resep.

Di banding dengan pastry jadi(ada di SPM)jadi kita tinggal gilas,bentuk oven jadi dehh.Kalau bikin sendiri doughnya memang repot tapi selama ini saya puas dengan hasilnya.

Berikut resep yang biasa saya pakai,entah ini sudah patokkan(ngak tau dari mana???)tapi setiap ada yang share resep pastry selalu resep yang seperti ini yang di berikan.Tapi resep yang saya share ini dari Femina magazine.......


ADONAN DASAR PUFF PASTRY
Untuk  1,50 kg


BAHAN      :
500 gr tepung terigu protein tinggi
11/2 sdm gula pasir
1 sdm garam------>peres
50 gr mentega/margarin
250 ml air es
250 gr pastry margarin------>saya pakai GOLD BULLION

CARA MEMBUAT      :
  • Aduk tepung,gula,garam,dan mentega hingga rata.Tuangi air es,adukhingga rata dan lembut(3/4 kalis).Tutup plastik,simpan dalam lemari pendingin selama 30 menit.Sisihkan.
  • Gilas pastry margarine hingga pipih.Sisihkan.
  • Gilas adonan membentuk segi empat panjang dengan tebal 1 cm.Letakkan pastry margarine yang sudah digilas di tengah adonan.Lipat adonan hingga pastry margarine terbungkus rapat oleh adonan.
  • Gilas hingga setebal 1 cm,lakukan lipatan tunggal**Adonan dilipat dari arah kiri dan kanan ke bagaian tengah sehingga terbentuk 3 lapisan.Gilas kembali adonan hingga ketebalan 1 cm.Ulangi lipatan tunggal.Bungkus dengan plastik,simpan selama 15 menit dalam lemari pendingin.
  • Gilas kembali adonan hingga ketebalan 1 cm,lakukan lipatan tunggal sebanyak 2 kali.Bungkus adonan dengan plastik.Simpan dalam lemari pendingin selama 30 menit.
  • Gilas adonan setebal 2 mm.Cetak sesuai resep.
Untuk bolen pisang diatas resep kulit pastrynya saya juga memakai dari femina seperti yang saya resepkan barusan......untuk resep diatas jadi kurleb 30 buah bolen pisang.

Pisang yang saya pakai adalah pisang raja,yang terlebih dahulu di kukus.Setelah dingin potong jadi 2.Setelah di gilas dengan ketebalan 2 mm,potong-potong kulit pastry dengan ukuran 8x8 cm.Tata potongan pisang,lipat rapi di bagaian bawah.Susun di loyang 24x24x4 cm.Oles dengan kuning telur ulangi 2x lagi olesannya.Oven dengan suhu kurleb 30 menit sampai matang.



 
Ada beberapa hal yang perlu diingat dalam pembuatan pastry home made antara lain 
  • Mengaduk adonan tidak bleh sampai elastis.Cukup sampai kalis saja.
  • Saat menggiling adonan,jangan lakukan terlalu keras.Agar korsvet tidak pecah.
  • Pukul-puku korsvet sebelum digunakan agar lembut hingga kita tidak perlu menggilingnya keras-keras.
  • Kekerasan adonan dan kekerasan korsvet harus sama supaya kalau digiling mudah menyatu.
  • Loyang untuk puff pastry tidak perlu dioles margarin.
  • Mengoles kuning telur cukup di permukaan kue.Jaga agar jangan sampai mengenai pinggir kue supaya kue merekah sempurna.
  • Mengoven puff pastry harus betul-betul panas.Karena itu jangan sering-sering membuka tutup pintu oven.
 Resep kulit pastry diatas selain di buat bolen pisang,bisa juga di buat pastry dengan aneka isi.Jadi silahkan berkreasi dengan aneka jenis isi pastry yang manis maupun yang gurih menurut selera masing-masing^_^

Jumat, Maret 29, 2013

Brownies Kukus

Brownies di atas adalah pesanan dari sebuah bank BUMN.Di pesan khusus untuk acara pembukaan kantor layanan yang baru.Dokumentasinya seadanya,hanya pakai kamera saku.Mengambil gambarnyapun juga pagi-pagi sekali....malah ada yang terlewat beberapa snack nampan tidak sempat di buat dokumentasi.

Terima kasih atas pesanannya,semoga dengan kantor layanan yang baru kinekerja dan layanannya semakin bagus dan terima kasih atas kepercayaannya selama ini kepada dapur kami***

Rabu, Maret 27, 2013

Brownies Kukus





Booming Brownies kukus sudah lama ya,sudah beberapa tahun yang lalu tapi masih tetap melegenda.Dan bermacam-macam resep juga bersliweran baik me
dia cetak atau elektronik.Mulai dari yang memakai cokelat segambreng sampai less cokelat alias sama sekali tidak memakai cokelat.Baik cokelat batangan ataupun cokelat bubuk.Warna cokelat terkadang di dapat dari pemakaian pasta cokelat atau warna cokelat dari susu kental manis.


Kalau hal itu menurut saya sah-sah saja mau memakai resep yang mana,kembali kepada selera masing-masing.Begitu bronkus,demikian kebanyakan orang menyebut.....ringkas dan tidak panjang-panjang kalimatnya.Brownies kukus ini sendiri di populerkan secara tidak sengaja oleh ibu Sumi Wilujeng.Beliau adalah seorang ibu rumah tangga yang mempunya iusaha catering,berawal dari sini beliau juga melayani snack box.Dari snack box tersebut beliau kadang-kadang menyisipkan cake cokelat kukus ini(untuk varian snack box beliau).

Ternyata dari sekedar varian banyak yang menyukai kue cokelat kukus buatan beliau ini.Mulailah beliau bereksperimen agar di dapatkan rasa yang pas.Dan mulailah beliau menjual dalam bentuk 1loyang utuh,bukan lagi berupa potongan.Dari hanya beberapa loyang dan akhirnya sampai ratusan loyang...
Resep brownies kukus saya sendiri saya dapat dari sebuah  tabloid SAJI,saya lupa tahun berapa yang jelas sudah lama sekali.Beberapa waktu yang lalu di milis NCC sempat di bicarakan mengenai tekstue dari brownies kukus.Kalau saya brownis kukus cenderung spongi daripada brownies panggang.Lha memang dasar dari brownies kukus sendiri adalah cake kukus.

Berbeda dengan brownies panggang yang cenderung padat.Kalau orang yang fanatik dengan cake spongi di beri brownies panggang pasti bilang ini cake bantet.Padahal bantet dengan padet jelas sekali berbeda.Ya itulah orang Indonesia......^__^

Brownies panggang sendiri kan di adaptasi dari luar,sedangkan mana ada di luar negeri brownies kukus....he...he....orang Indonesia memang hebat-hebat dan kreatif lagi.....Jumlah komposisi cokelat dalam adonan brownies kukus ini tidak sebanyak pada brownies panggang.Kalau mau berkreasi dengan resep juga boleh-boleh saja......

Brownies Kukus
Source      :Tabloid Saji
Modified    Yoevvy

Bahan       :
5 butir telur
150 gr gula pasir halus
80 gr tepung terigu protein sedang
35 gr cokelat bubuk------>saya pakai cokelat bubuk Bensdrop
10 gr susu bubuk full cream
5 gr tepung maizena
75 gr DCC cincang-------->saya pakai dark Collata
100 gr butter/margarin
1 sdt pasta cokelat
50 gr cokelat beras leleh
1sdt emulsifier
1/4 sdt baking powder

Cara Membuat      :
  1. Siapkan loyang ukuran 10x30x4 cm,olesi margarin tipis-tipis alasi dengan kertas roti bagaian bawah dan samping.Olesi lagi kertas roti dengan margarin.Sisihkan.
  2. Ayak bersama,tepung,cokelat bubuk,susu bubuk ,maizena dan baking powder.Sisihkan.
  3. Lelehkan butter/margarin,matikan api.Masukkan cokelat cincang.Tambahkan pasta cokelat.Aduk rata.Sisihkan.
  4. Dalam wadah kocok telur dan gula pasir berserta emulsifier.Kocok hingga kental berjejak.
  5. Masukkan campuran tepung secara bertahap.Bisa pakai speed paling rendah.
  6. Masukkan cokelat leleh,aduk balik jangan sampai ada campuran cokelat leleh yang mengendap di dasar(bisa bantat).
  7. Tuang setengah adonan ke dalam loyang,kukus di dalam dandang yang sudah terlebih dahulu di panaskan.Kukus selama 10 menit dengan api sedang.
  8. Angkat loyang dari dandang taburi dengan cokelat beras leleh.Tuang sisa adonan ke dalam loyang.Kukus kembali selama 20 menit.
  9. Angkat.Biarkan uap panasnya hilang.Setelah agak dingin keluarkan dari dalam  loyang,taruh di wire rak.Biarkan hingga dingin.
  10. Potong.Sajikan.
*Happy    Baking*

Senin, Maret 25, 2013

Cara Bikang

 




Beberapa minggu yang lalu anak-anak saya ingin di buatkan kue,saya tanya kue apa.....kue yang seperti Uti bikin Ma.....lha banyak kue yang di bikin oleh ibu saya...ha...ha....ya kebanyakkan memang kue-kue tradisional.Biasanya kalau kita mudik ke rumah orang tua saya sering kali ibu saya,neneknya anak-anak saya membuatkan penganana atau jajanan untuk cucu-cucunya.....ya anak-menantunya juga sihh....he...he
Mulai dari sekedar singkong rebus,kolak singkong,lemet atau bahkan  gethuk .Cucu-cucunya termasuk putra-putra saya senangnya bukan main,sampai-sampai anak saya yang nomer 3  punya kegemaran makan singkong rebus bahkan dia juga talas kukus^__^hebat kan.....
Secara tidak sengaja hari Sabtu kemaren saya buka-buka webnya NCC.....nahhhh kebetulan ada putra saya yang nomer 2,langsung dia menunjuk"nah bikin yang itu Ma"ha..ha...oalah ini namanya bikang (kalo di daerah kelahiran saya,Kediri nyebutnya hanya bikang saja)nak.....wah ketahuan selama ini emaknya jarang mengenalkan dengan makanan tradisional......ah ngak juga kadang beli rasanya ndak karu-karuan atau kalau tidak soal rasa ya ada pemanis buatan...duhhhhh
Setelah baca resepnya,saya sanggupi nanti hari Senin saja ya nak(hari minggu kebetulan kami ada acara).....wah kebeneran sama buat ta'jil buat buka puasa.....
Selepas jemput si mas yang nomer 3 kita  ke pasar.....daaaaannnn parkiran penuh banget banyak mobil pick up bongkar muatan,setelah muter-muter kok ngak ada tanda-tanda pak parkir ngasih tempat parkir.Ya sudah ngak jadi acara ke pasarnya,si kecil juga sedang tidur pulas di sebelah saya.....curcol,saya jadi the transporter^__^

Akhirya,saya janjikan setelah sholat dhuhur aja ya nak bikin tapi beli santan instan saja ya di toko sebelah rumah.Saya,buat air gulanya dulu sambil nunggu dingin saya tinggal sholat dan nyuapi si mas yang nomer 3(mas Rama) dan si bungsu(dd Nuh).....tugas nyuapi selesai,ternyata air gulanya sudah dingin(begitu gula larut saya angkat dari kompor,langsung panci saya taruh di tempat yang lebih besar yang sudah saya isi dengan air dingin terlebih dahulu.Dengan tujuan agar air gula cepat dingin)

Resep yang saya gunakan,resepnya NCC...persis tidak ada yang saya ubah-ubah,ikuti instruksi resep dengan baik.InsyaALLAH hasilnya memuaskan............

Cara Bikang

Bahan      :
450 gr tepung beras------>saya  pakai Rose brand
250 ml air
300 gr gula pasir
600 ml santan panas------>saya pakai 3 buah santan instant 65ml,yang saya encerkan dengan air hangat hingga 650 ml
1 sdt garam
5 lembar daun pandan------>saya tambah sendiri agar wangi

Cara membuat      : 
  1. Masak gula pasir dan air hingga gula larut,dinginkan.
  2. Taruh tepung beras dalam wadah,lalu tuangi air gula,aduk hingga rata(menggunakan mikser speed rendah) .Tuangi santan sedikit demi sedikit sambil terus di aduk dan di tepuk-tepuk selama kurleb 30 menit(dapat menggunakan mikser kecepatan sedang).
  3. Ambil sedikit adonan,bagi-bagi beri warna sesuka hati.
  4. Panaskan cetakkan,polesi minyak tipis saja.Tuang adonan 3/4 penuh.Beri adonan warna masing-masing 1 sdt.Biarkan matang dan berlubang-lubang,angkat dengan cara mencungkit bagaian bawah sedemikian rupa sehingga cara bikang mekar terbalik.
Alhamdulillah dari resep diatas jadi sekitar 14 biji cara  bikang,sekelian ini saya jadikan untuk laporan event JTIW-NCC.....di terima ya dearest host*TAH*ya fotonya memang alka alias ala kadarnya,kameranya lagi*ngambek-mbek*jadi pakai kamera smart phone....sudah sore jadi ngak begitu dapat cahaya matahari yang bagus.Tapi jujur saya akui cara bikang ini nyerat banget.......


Tips      :
  • Gunakan santan dari kelapa yang sudah tua(kulit ari berwarna kehitaman),parut lalu peras menggunakkan air hangat.Kelapa segar selain memberi aroma gurih yang tak bisa tergantikan juga bisa menghasilkan minyak(dalam arti,kue seperti cara bikang misalnya atau kue pukis pasti tidak akan lengket di cetakkannya karena minyak yang di hasilkan dari santan tadi)
  • Untuk resep di atas saya memang buru-buru akhirnya memakai santan instan,nah waktu sudah matang agak susah juga di lepas dari cetakkanya.
  • Ikuti dengan benar petunjuk dari resep.
 

Untuk pewarna sebenarnya bagus mengunakan pewarna alami,warna hijau bisa di dapatkan dari daun pandan suji yang di tumbuk(di blender) bersama daun pandan wangi.Berhubung di tempat saya sulit mendapatkan daun pandan suji saya mengunakan pasta pandan(saya juga pas tidak punya pewarna makanan hijau)......foto di atas gelap,sudah sore soalnya jadi minim cahaya matahari......nahhh mulai keliatan muncul lubangnya kan^_^



Horeeeeee.........dapat badge yang resmi dipasang diblog.......thank's a lot trio TAH ^_^....mbak Tantri,mbak Agnes dan mbak Hanny......hug...hug.....Walaupun dengan foto yang pas-pasan ya mbak^__^

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...